8 tahun tanpa lagu baru, Hoobastank akhirnya kembali lewat single “How Do You Sleep?”
Hoobastank rilis How Do You Sleep?, lagu original pertama mereka dalam 8 tahun sejak Push Pull pada 2018.
Hoobastank akhirnya kembali membawa lagu original baru lewat How Do You Sleep? yang dirilis pada 15 Juni 2026. Single ini menjadi materi original pertama mereka dalam 8 tahun sejak album Push Pull pada 2018. Buat band alt-rock asal California yang namanya masih hidup kuat lewat The Reason, Crawling in the Dark, dan Running Away, rilisan ini terasa seperti sinyal bahwa Hoobastank belum selesai menulis bab berikutnya.
Spotify
How Do You Sleep? jadi pembuka fase baru
How Do You Sleep? bukan hanya lagu baru yang muncul begitu saja di tengah jadwal tur. Dilansir dari Consequence, single ini disebut sebagai lagu baru pertama Hoobastank dalam delapan tahun. Blabbermouth juga menyebutnya sebagai lagu original pertama mereka dalam hampir satu dekade.
Angka delapan tahun ini penting, karena Hoobastank terakhir merilis album studio Push Pull pada 2018. Setelah itu, nama mereka lebih sering muncul lewat nostalgia katalog lama, ulang tahun rilisan, penampilan live, dan tentu saja umur panjang The Reason yang terus hidup di internet.
Menariknya, How Do You Sleep? sempat debut di Vans Warped Tour Washington, D.C. sebelum dilepas secara resmi. Untuk band yang tumbuh dari ekosistem alt-rock dan post-grunge 2000-an, Warped Tour terasa seperti panggung yang pas untuk menyalakan kembali energi lama itu.

Kembali bersama Howard Benson
Salah satu detail paling menarik dari single ini adalah kembalinya Howard Benson sebagai produser. Dilansir dari Blabbermouth, Hoobastank kembali bekerja dengan Benson untuk How Do You Sleep?, membuat rilisan ini terasa seperti momen full circle.
Howard Benson bukan nama asing dalam perjalanan Hoobastank. Ia punya peran besar dalam membentuk suara band ini di era yang membuat mereka dikenal luas. Kembalinya Benson memberi kesan bahwa Hoobastank tidak sedang mencoba lari terlalu jauh dari akar mereka, tapi juga tidak ingin berhenti sebagai band nostalgia.
Secara narasi, ini langkah yang cukup strategis. Hoobastank tahu pendengar lama datang dengan ekspektasi tertentu: melodi besar, emosi yang mudah ditangkap, dan riff rock yang tidak terlalu rumit tapi efektif. How Do You Sleep? seperti berusaha membawa formula itu ke 2026 tanpa terdengar terlalu dipaksakan.
Kenapa comeback ini layak dipantau
Hoobastank selalu berada di posisi yang unik. Mereka punya katalog rock yang cukup kuat, tapi dunia sering mengingat mereka lewat satu lagu raksasa: The Reason. Lagu itu memang terlalu besar untuk diabaikan. Video musiknya sudah menembus angka miliaran views di YouTube, dan lagunya sempat hidup lagi lewat TikTok serta serial Beef di Netflix.
Tapi justru karena itu, How Do You Sleep? jadi menarik. Ini kesempatan Hoobastank untuk keluar sebentar dari bayangan nostalgia dan menunjukkan bahwa mereka masih bisa bicara sebagai band aktif. Bukan cuma band yang lagunya dipakai untuk meme, karaoke, atau throwback playlist.
Folks, comeback seperti ini selalu punya dua sisi. Di satu sisi, nostalgia jelas membantu. Di sisi lain, lagu baru tetap harus berdiri sendiri. How Do You Sleep? menjadi titik awal yang cukup penting: apakah Hoobastank hanya sedang menyapa masa lalu, atau benar-benar membuka bab baru setelah 8 tahun tanpa lagu original.
YouTube
TL;DR
- Hoobastank single baru, How Do You Sleep, Hoobastank lagu baru, Push Pull, Howard Benson, alt-rock 2000-an
Related Posts

Rufio Akhirnya Comeback dan Umumkan “From The Outside” Sebagai EP Terbarunya.
Band Pop-punk era 2000-an ini resmi bergabung dengan Double Helix Records dan menyiapkan EP baru “From The Outside”.
By Bokik Cuomonkeys

The Warning umumkan Everything’s Falling lewat Ritual
The Warning umumkan Everything’s Falling, album kelima yang rilis 28 Agustus 2026, lewat single baru Ritual.
By Bokik Cuomonkeys

Marilyn Manson rilis Exit Wound untuk Chapter 2
Marilyn Manson merilis Exit Wound sebagai single pertama dari One Assassination Under God - Chapter 2 via Nuclear Blast.
By Bokik Cuomonkeys