Skip to content
milosmiles.id
Home Blog Weezer Umumkan “The Gold Album” dengan Merilis Single Baru bersama Wednesday.
Buzzboard

Weezer Umumkan “The Gold Album” dengan Merilis Single Baru bersama Wednesday.

Weezer umumkan The Gold Album rilis 21 Agustus 2026 dan rilis single "We Might As Well Be Strangers" feat. Karly Hartzman dari band Wednesday.

· 4 min read
Weezer Umumkan “The Gold Album” dengan Merilis Single Baru bersama Wednesday.

Weezer kembali. Hari ini, 3 Juni 2026, band asal Los Angeles ini resmi mengumumkan The Gold Album, album self-titled ke-20 sekaligus studio ke-16 dalam diskografi mereka, yang akan rilis 21 Agustus 2026 via Reprise/Warner Records. Bersamaan dengan pengumuman itu, mereka merilis "We Might As Well Be Strangers," sebuah single yang menampilkan Karly Hartzman dari band Wednesday sebagai tamu vokal. Ini adalah Weezer yang paling berniat sejak lama: kembali ke ruang rehearsal bersama, menulis ulang cara mereka bekerja, dan mengundang dua produser dari dua dunia berbeda untuk menghasilkan sesuatu yang belum pernah terdengar dari mereka sebelumnya.

Spotify

Kembali ke Ruang Rehearsal seperti 1994

The Gold Album lahir dari sebuah keputusan sederhana yang ternyata tidak mudah dilakukan: keempat personel Weezer berkumpul di ruang rehearsal di Orange County, California, setelah menyelesaikan tur peringatan 30 tahun Blue Album. Tidak ada agenda besar, tidak ada target label, hanya empat orang yang ingin mencoba kembali membuat musik bersama.

Yang muncul dari sesi itu adalah sesuatu yang signifikan. Dilansir dari Consequence, ini adalah pertama kalinya Rivers Cuomo dan drummer Pat Wilson menulis dasar sebuah lagu Weezer bersama sejak album debut mereka pada 1994. Tiga puluh dua tahun. Jangka waktu yang cukup lama untuk disebut sebagai kembalinya sesuatu yang pernah ada.

Promo materials album menyebut ini sebagai momen di mana band benar-benar kembali ke basics. Bukan nostalgia yang dipaksakan, tapi proses yang mengalir dari keinginan kolektif keempat anggotanya untuk menemukan kembali cara mereka bekerja secara natural. Tracklist 10 lagu yang dihasilkan mencakup "Say Yes", "Don't Make It Weird", "C.E.O." yang disebut Cuomo sebagai sekuel meta dari "Undone: The Sweater Song", hingga demo favorit fans lama "Up in the Clouds" yang akhirnya masuk versi resmi.

Chip Midnight via Website.

Duet Rivers Cuomo & Karly Hartzman yang Tidak Pernah Terbayangkan

"We Might As Well Be Strangers" adalah lagu yang bekerja karena kontrasnya. Dilansir dari Stereogum, ini adalah breakup lament di mana Cuomo dan Hartzman berperan sebagai dua orang yang saling menjauh. Hartzman membagi baris per baris dengan Cuomo sebelum keduanya menyatu di chorus, menciptakan tekstur yang fuzzy dan self-deprecating sesuai dengan DNA terbaik Weezer.

Yang membuat kolaborasi ini semakin menarik adalah bagaimana ia terjadi. Dilansir dari Stereogum, Show Me The Body adalah pihak yang mempertemukan dua produsernya: Klas Åhlund, kolaborator lama Robyn yang dikenal dengan produksi disko elektronik, dan Kenneth Blume alias Kenny Beats, yang belakangan dikenal lewat kerjasamanya dengan Geese. Keduanya membawa pendekatan yang sangat berbeda ke studio. Åhlund lebih matematis, sementara Blume menyatakan dalam siaran pers ingin membuat "the most violent Weezer album ever," dengan meninggalkan click tracks dan pitch correction untuk menghasilkan sesuatu yang lebih raw.

Music video "We Might As Well Be Strangers" disutradarai Jasper Graham dan menempatkan Hartzman sebagai karakter utamanya, memperkuat kesan bahwa ini bukan kolaborasi simbolis melainkan sebuah karya yang benar-benar dipikirkan.

YouTube

Legacy Terus Berlanjut sampai Album ke-20 dan jadi Warna ke-7

The Gold Album adalah album self-titled ke-7 Weezer, sebuah kebiasaan unik yang sudah dimulai sejak Blue Album pada 1994 dan berlanjut lewat Green, Red, White, Teal, dan Black. Nama "The Gold Album" sendiri bukan nama resmi, melainkan julukan yang muncul secara organik karena cover art-nya yang berwarna emas menyolok. Pola yang persis sama dengan bagaimana Blue Album, Green Album, dan yang lainnya mendapat julukannya masing-masing.

Dengan rilis ini, Weezer juga menutup jeda terlama mereka dari album penuh sejak Van Weezer di 2021, meskipun mereka sempat merilis seri SZNZ di 2022. Dilansir dari Kerrang!, "Shine Again" yang rilis April 2026 menandai lagu baru pertama mereka dalam empat tahun, dan kini hadir sebagai track kedua di album.

Tur The Gathering yang menyusul mulai September 2026 membawa Weezer ke 32 arena di Amerika Serikat dan Kanada, dengan The Shins dan Silversun Pickups sebagai support. Bagi siapapun yang mengikuti Weezer sejak era Blue Album, ada sesuatu yang terasa berbeda dari siklus rilis kali ini. Bukan hanya karena albumnya atau single-nya, tapi karena cara mereka membuatnya: kembali ke ruang yang sama, keempat orang yang sama, cara kerja yang sama seperti tiga puluh tahun lalu. Dan kali ini, mereka membawa Wednesday.

Weezer via Website

The Gold Album belum rilis, tapi "We Might As Well Be Strangers" sudah cukup untuk bilang bahwa Weezer sedang dalam mode yang tepat. Dengerin lagunya, cek tracklist-nya, dan tandai 21 Agustus di kalender. Ini bukan sekadar album baru dari band lama. Ini Weezer yang sedang menemukan kembali cara menjadi Weezer.