Evanescence Resmi Rilis Sanctuary, Album Keenam yang Sudah Lama Dinantikan.
Evanescence rilis Sanctuary, album keenam mereka, pada 5 Juni 2026. Kerrang! sebut career-defining. "Who Will You Follow" nomor satu Billboard Hard Rock.
Evanescence tidak pernah terburu-buru, dan Sanctuary membuktikan kenapa. Album keenam mereka resmi rilis 5 Juni 2026, via BMG dan Columbia Records, tepat lima tahun setelah The Bitter Truth dan 23 tahun setelah Fallen pertama kali memperkenalkan suara Amy Lee kepada dunia. Dua belas lagu, 49 menit, dan satu pertanyaan yang langsung terjawab sejak lagu pertama: apakah Evanescence masih relevan di 2026? Jawaban dari Kerrang!, Metal Hammer, dan jutaan pendengar yang sudah menyetel "Who Will You Follow" di Billboard nomor satu adalah ya, dan ya itu terdengar sangat meyakinkan.
Spotify
Dari Panggung Australia Bersama Metallica ke Judul Album
Setiap album punya cerita asal yang berbeda. Sanctuary punya yang cukup langka: judulnya lahir secara spontan dari mulut Amy Lee sendiri di atas panggung.
Dilansir dari Apple Music, Lee pertama kali mengucapkan kata "sanctuary" saat tur bersama Metallica di Australia pada akhir 2025. "This is our sanctuary, we find comfort and connection through the power of music," ia berkata kepada penonton. Kata itu rupanya tidak pergi begitu saja. Kurang dari setahun kemudian, ia menjadi judul album keenam Evanescence dan tema yang menjadi benang merah dari 12 lagu di dalamnya.
Dilansir dari Kerrang!, Lee mendeskripsikan preokupasi sentral album ini sebagai "finding each other, dark as it may be, because you cannot fix what you refuse to face." Sebuah kalimat yang cukup menggambarkan mood album: bukan optimisme mudah, bukan juga kegelapan tanpa tujuan, melainkan sesuatu yang lebih jujur dari keduanya. Keinginan untuk menyebut nama kegelapan sebelum ngotot memilih cahaya, kata Kerrang!, adalah yang memberi album ini keseriusan moral yang memisahkannya dari sebagian besar yang melewati hard rock di 2026.
Tiga Produser Untuk Satu Album dengan Shift yang Sangat Disengaja

Salah satu hal yang paling berbeda dari Sanctuary dibanding album-album Evanescence sebelumnya adalah strukturnya di balik layar. Dilansir dari Metal Planet Music, ini adalah pertama kali dalam sejarah rekaman mereka bahwa Evanescence melibatkan lebih dari satu produser dalam satu album.
Nick Raskulinecz menangani lima lagu. Namanya sudah sangat dikenal di dunia metal berat, dengan kredit produksi yang mencakup Korn, Foo Fighters, Deftones, Rush, dan Alice in Chains. Zakk Cervini, yang baru-baru ini sangat aktif di persimpangan metal modern dan rock mainstream lewat karyanya bersama Bad Omens, YUNGBLUD, Spiritbox, dan Bring Me The Horizon, mengerjakan sisa materi dan juga memixing keseluruhan album. Jordan Fish, yang dikenal lewat kolaborasinya dengan Bring Me The Horizon dan Architects, turut terlibat di beberapa track.
Tiga nama dari tiga pendekatan yang berbeda. Dan alih-alih membuat album terasa tidak konsisten, pilihan ini justru memberi Sanctuary range yang luas: dari balada piano yang intim seperti "How Do I Heal" dan "Forever Without You", sampai anthem yang dirancang untuk stadion seperti "Who Will You Follow", sampai penutup sinematik "Wide Open Heart" yang dimulai dengan arpeggios synth yang mendinginkan sebelum membangun ke klimaks yang dipimpin vokal Lee yang sangat khas.
Album ini juga mencatat sejarah kecil yang penting: Sanctuary adalah album Evanescence pertama yang menampilkan bassist Emma Anzai sebagai anggota penuh.
Career-Defining Menurut Kerrang!, Nomor Satu di Billboard

Sebelum album bahkan resmi rilis, "Who Will You Follow" sudah melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan lagu Evanescence sebelumnya. Dilansir dari LiveWire Music, single yang dirilis April 2026 itu mencapai nomor satu di Billboard Hard Rock Song Chart, sekaligus nomor satu pertama Evanescence di chart tersebut dalam sejarah karier mereka.
Respons kritik untuk albumnya sendiri datang dengan nada yang sama. Kerrang! memberi 4/5 dan menulis bahwa Sanctuary adalah "career-defining, and long overdue," sebuah penilaian yang berat tapi tidak berlebihan jika melihat seberapa konsisten Lee mempertahankan standar di setiap rilisannya. Metal Hammer juga memberi 4/5, menyebut album ini sebagai "their most vital record in years, confident, contemporary, and frequently colossal." Album of the Year mencatat bahwa Sanctuary menaikkan bar yang sudah ditetapkan The Bitter Truth, menghasilkan "one of the band's most immediate, moving, and addictive offerings to date."
Tur dunia 2026 dimulai 11 Juni di West Palm Beach, Florida, dengan Spiritbox dan Nova Twins sebagai support di leg Amerika Utara. Di UK dan Eropa mulai September, Poppy akan bergabung sebagai support utama, sementara K.Flay mendukung di beberapa tanggal termasuk Red Rocks Amphitheatre. Evanescence juga sudah mengumumkan tur arena Australia dan Selandia Baru untuk Maret 2027.
YouTube
Lima tahun adalah waktu yang cukup lama untuk menunggu. Sanctuary membuktikan bahwa Evanescence tidak menghabiskan waktu itu untuk berdiam. Mereka menghabiskannya untuk membangun sesuatu yang lebih besar dari sekadar album baru: sebuah pernyataan tentang di mana mereka berada sekarang, dan ke mana musik seperti ini masih bisa pergi. Dengerin "Wide Open Heart" di track penutup dan kamu akan tahu apa yang dimaksud.
Related Posts

The Warning umumkan Everything’s Falling lewat Ritual
The Warning umumkan Everything’s Falling, album kelima yang rilis 28 Agustus 2026, lewat single baru Ritual.
By Bokik Cuomonkeys

Marilyn Manson rilis Exit Wound untuk Chapter 2
Marilyn Manson merilis Exit Wound sebagai single pertama dari One Assassination Under God - Chapter 2 via Nuclear Blast.
By Bokik Cuomonkeys

Tanpa Banyak Pengumuman, Jack White Siapkan Album Barunya “Frozen Charlotte”.
Jack White akan merilis Frozen Charlotte pada 10 Juli 2026 lewat Third Man Records, lengkap dengan single baru Dollar Bill.
By Bokik Cuomonkeys