Ariana Grande Buka Era petal dengan Single "hate that i made you love me".
Ariana Grande rilis "hate that i made you love me", lead single album petal yang rilis 31 Juli 2026. Diproduksi Max Martin dan Ilya.
Ariana Grande akhirnya kembali. Pada 29 Mei 2026, penyanyi asal Boca Raton, Florida ini merilis "hate that i made you love me", lead single dari album studio kedelapannya, petal, yang dijadwalkan hadir pada 31 Juli 2026 via BabyDoll Music, label miliknya sendiri, di bawah lisensi eksklusif Republic Records. Ini adalah rilis pertama Grande sejak Eternal Sunshine (2024), dan mungkin salah satu momen paling ditunggu di industri pop tahun ini.
Spotify
Babak Baru: Label Sendiri dan Kolaborasi Impian
Yang membuat peluncuran petal terasa berbeda dari album-album Grande sebelumnya adalah konteks di baliknya. Ini adalah pertama kalinya ia merilis musik lewat BabyDoll Music, label yang ia dirikan sendiri. Sebuah langkah yang tidak hanya simbolis, tapi juga sinyal nyata tentang seberapa besar kendali artistik yang ingin ia pertahankan ke depannya.
Untuk single pembuka ini, Grande kembali menggandeng Ilya Salmanzadeh dan Max Martin, dua nama yang sudah menemaninya sejak era Dangerous Woman (2016) dan turut membentuk sound Eternal Sunshine. Kolaborasi ketiganya kini melahirkan lagu yang lebih gelap dan reflektif, jauh dari kegembiraan disko "yes, and?" yang mendominasi siklus album sebelumnya.
Dilansir dari Variety, album petal sendiri sebelumnya diumumkan Grande pada 28 April 2026, dan ia mendeskripsikannya sebagai "something that is full of life and growing through the cracks of something cold and hard and challenging." Sebuah deskripsi yang, jika dilihat dari single pertamanya, terasa sangat akurat.

Lagu Tentang Proyeksi, Ekspektasi, dan Perasaan Bersalah yang Tidak Perlu
"hate that i made you love me" adalah lagu yang tidak mudah dikategorikan. Secara produksi, Wikipedia mencatatnya sebagai mid-tempo pop, alt-pop, R&B, dan synth-pop ballad dengan elemen trap, di mana Grande memilih pendekatan vokal yang lebih subdued dan jarang ia gunakan secara konsisten.
Tapi yang paling menarik adalah isi liriknya. Grande menyanyikan tentang bagaimana orang-orang memproyeksikan perasaan mereka kepadanya, dan mengapa itu bukan sepenuhnya tanggung jawabnya. "I hate that I made you love me / 'cause I barely tried," ia menyanyikan dengan nada yang terdengar lebih lelah dari marah. Di baris lain, ia juga menyentuh tema yang lebih besar: "Tell me why is it this way, why you so hate to see women endure."
Grande sendiri tidak ragu untuk mengungkapkan betapa spesialnya lagu ini baginya. Dalam sebuah unggahan di Instagram, ia menyebutnya sebagai "one of my favorite songs I'll ever write" sebuah klaim yang berat, mengingat katalog lagu yang sudah ia bangun selama lebih dari satu dekade.
Secara kreatif, proses pembuatan single ini juga menarik. Dilansir dari Art Threat, kampanye perilisannya dirancang dengan sangat hati-hati: dari teaser instrumen pada 18 Mei, bocoran lirik pertama via akun Instagram @brighterdays keesokan harinya, sampai judul lagu yang mulai muncul disemprot cat di trotoar Hollywood Boulevard pada 22 Mei 2026.
Music Video Kelas Festival Film dan Tur yang Sudah Habis Terjual
Satu hal lain yang langsung mencuri perhatian dari siklus rilis ini adalah nama-nama di balik music video-nya. Disutradarai Christian Breslauer yang sebelumnya menggarap video-video besar untuk Olivia Rodrigo dan Billie Eilish, video ini menggandeng Janusz Kaminski sebagai Director of Photography. Kaminski adalah sinematografer peraih Academy Award yang selama puluhan tahun menjadi mitra setia Steven Spielberg. Hasilnya? Menurut That Eric Alper, pairing ini membawa "serious visual firepower" untuk sebuah lagu yang memang sudah punya bobot besar. Music video resminya tayang 1 Juni 2026 pukul 08.00 PT, dibintangi Justin Long.
Sementara itu, Grande juga akan mendukung album petal dengan Eternal Sunshine Tour yang dimulai 6 Juni 2026 di Oakland Arena. Tur ini mencakup kota-kota besar di Amerika Serikat, Eropa, hingga London's O2 Arena. Dilansir dari That Eric Alper, semua tiket sudah habis terjual dalam hitungan menit sejak dibuka.
Momentum Grande saat ini memang tidak mudah ditandingi. Eternal Sunshine debut di nomor satu Billboard 200 dan menjadi album yang bertahan paling lama di posisi itu dalam karier Grande. Dua single-nya, "yes, and?" dan "we can't be friends (wait for your love)", keduanya debut langsung di nomor satu Hot 100. Di luar musik, perannya sebagai Glinda dalam film Wicked dan Wicked: For Good menghasilkan total pendapatan lebih dari 1,2 miliar dolar, menjadikannya franchise film berbasis musikal Broadway terlaris sepanjang masa.
YouTube
"hate that i made you love me" bukan lagu yang mudah untuk langsung dicintai, dan mungkin itu memang disengaja. Grande tidak sedang mencoba menyenangkan semua orang. Ia sedang menceritakan sesuatu yang lebih jujur dari sekadar lagu pop biasa. Kalau ini adalah pintu masuk menuju petal, maka yang ada di dalam ruangan itu terasa seperti sesuatu yang layak untuk ditunggu.
Related Posts

The Warning umumkan Everything’s Falling lewat Ritual
The Warning umumkan Everything’s Falling, album kelima yang rilis 28 Agustus 2026, lewat single baru Ritual.
By Bokik Cuomonkeys

Marilyn Manson rilis Exit Wound untuk Chapter 2
Marilyn Manson merilis Exit Wound sebagai single pertama dari One Assassination Under God - Chapter 2 via Nuclear Blast.
By Bokik Cuomonkeys

Tanpa Banyak Pengumuman, Jack White Siapkan Album Barunya “Frozen Charlotte”.
Jack White akan merilis Frozen Charlotte pada 10 Juli 2026 lewat Third Man Records, lengkap dengan single baru Dollar Bill.
By Bokik Cuomonkeys